Open/Close Menu Ramah perilaku kami, Santun budaya kami, Sungguh-sungguh cara kerja kami

Herpes adalah penyakit radang kulit yang ditandai dengan pembentukan benjolan-benjolan berisi air secara berkelompok. Penyakit ini disebabkan oleh virus herpes yaitu virus HSV. Penyakit yang satu ini juga kadang disebut penyakit cacar oleh sebagian orang.

Penyebab Herpes dan Jenis Herpes. Penjelasan di awal, Anda tentunya sudah mengetahui bahwa penyakit herpes disebabkan karena infeksi virus herpes. Pada dasarnya, ada dua jenis herpes, yaitu Herpes Simplex dan Herpes Zoster. Keduanya sama-sama disebabkan oleh virus herpes, namun gejala herpes yang ditunjukkan oleh kedua jenis ini tidak sepenuhnya sama.

1. Herpes Simplex

Herpes simplex adalah jenis penyakit herpes yang menyebabkan ruam dan luka melepuh di leher, lengan, dan di bagian tubuh lainnya. Berikut adalah penyebab herpes berdasarkan virus yang menjadi pemicu penyakit ini:

  • HSV-1

Tipe 1 atau dikenal dengan Herpes Simplex Virus-1 (HSV-1), virus herpes ini menyerang bagian mulut atau pinggang ke atas. HSV-1 pada kenyataannya adalah infeksi yang sangat umum.

Di Amerika Serikat, sekitar 30% sampai 90% dari orang yang terkena herpes kulit lebih banyak pada orang dewasa, walaupun banyak orang tidak pernah mengalami gejalanya. Herpes bisa muncul di beberapa bagian tubuh seperti di leher, bibir, atau bagian atas tubuh lainnya.

Infeksi virus herpes tipe HSV 1 seperti herpes di leher, herpes mirip sariawan di mulut, dan ruam lepuh lainnya. Bisa diobati tapi tidak bisa sembuh secara total karena sewaktu-waktu kalau tubuh lemah bisa muncul lagi.

Herpes adalah penyakit yang sangat berkaitan dengan masalah daya tahan tubuh, maka Anda harus menjaga daya tahan tubuh agar selalu prima. Ketika daya tahan tubuh prima, virus herpes akan bertahan di tubuh dan tidak menyebabkan gejala gangguan kesehatan seperti gatal dan luka melepuh.

Namun, ketika daya tahan tubuh menurun, virus herpes ini kembali menyebabkan luka yang kemudian akan tampak merah, gatal, dan berair. Maka dari itu, jika sudah pernah sekali mengalami infeksi virus herpes tipe HSV 1 ini, Anda harus selalu menjaga daya tahan tubuh Anda agar infeksi virus penyakit ini tidak kambuh kembali.

  • HSV-2

Selain HSV 1, masih ada lagi virus penyebab penyakit herpes jenis lainnya. Penyebab herpes tipe 2, biasa dikenal dengan HSV-2 (herpes genitalis). Virus ini menyerang bagian pinggang ke bawah, biasanya bagian kelamin sehingga biasa disebut dengan herpes genitalis. HSV-2 tidak bisa menular melalui udara, tetapi virus herpes ini bisa menular melalui hubungan seks.

Herpes ini bisa muncul di vagina, dubur, dan selangkangan. Bahkan tidak bisa sembuh. Pada laki-laki, herpes ini bisa terlihat tapi pada perempuan tidak terlihat. Meskipun demikian, bukan berarti herpes genital ini tidak dapat menyerang perempuan. Meskipun tidak terlihat secara langsung, perempuan harus tetap mewaspadai serangan infeksi virus HSV-2 ini. Gejala infeksi virus herpes tipe kedua ini dapat dilihat dari beberapa ciri khusus yang bisa teramati secara langsung.

Beberapa tanda yang dapat ditemukan ketika seorang perempuan terinfeksi virus HSV tipe kedua adalah rasa gatal yang tidak tertahankan pada miss V, keluarnya cairan dari alat genital yang tidak biasa, ada benjolan di sekitar alat genital, sakit saat buang air kecil, dan ada luka di sekitar alat kelamin atau anus.

Untuk mencegah infeksi virus herpes tipe kedua ini, sangat disarankan untuk tidak berganti-ganti pasangan dalam berhubungan seksual dan segera memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat jika muncul gejala infeksi virus herpes yang tidak diinginkan.

2. Herpes Zoster

Herpes zoster juga dikatakan penyakit infeksi pada kulit yang merupakan lanjutan dari pada chickenpox (cacar air) karena virus penyebab herpes yang menyerang adalah sama. Bedanya, herpes zoster memiliki ciri cacar benjolan kecil yang lebih besar dan berkelompok pada bagian tertentu di badan, bisa di bagian punggung, dahi atau dada.

Proses penularan virus herpes zoster ini bisa melalui bersin, batuk, pakaian yang tercemar dan sentuhan ke atas benjolan lepuh yang pecah. Salah satu cara terbaik untuk mencegah tertular penyakit akibat virus herpes zoster ini adalah dengan menjaga kebersihan barang sehari-hari, menjaga daya tahan tubuh, dan meminimalkan kontak langsung dengan penderita yang sedang terkena penyakit cacar air.

Biasanya, yang kerap mengalami herpes zoster adalah anak-anak. Hal tersebut sebenarnya bukan tanpa alasan. Anak-anak mudah tertular penyakit ini disebabkan karena daya tahan tubuhnya yang masih lemah.

Selain itu, jika ada salah satu dari teman mereka yang mengalami infeksi virus herpes atau baru sembuh dari penyakit ini, anak-anak sangat mudah untuk tertular karena mereka belum dapat membatasi diri untuk tidak berkontak langsung dengan teman mereka yang baru sembuh dari cacar air atau herpes zoster.

Pengobatan Herpes secara alami. Ada beberapa obat herpes alami atau pengobatan yang bisa dilakukan di rumah untuk mengurangi rasa sakit akibat herpes. Berikut ini beberapa langkah untuk mencegah lesi memburuk dan menyebar atau infeksi yang berulang:

1. Kompres dingin

Letakkan kompres es dengan baik pada lesi untuk merasa lebih baik. Pilek tidak akan memperburuk atau memperbaiki kondisi lesi, tetapi dapat mengurangi rasa sakit.

2. Hindari menggaruk

Jangan menyentuh atau mengaruk lesi yang disebabkan oleh herpes, karena ini dapat menyebarkan infeksi ke area lain dari kulit Anda sendiri.

3. Menjaga luka tetap bersih

Cold sores (lepuhan-lepuhan kecil) dan infeksi herpes genital dapat terinfeksi oleh bakteri dari tangan Anda atau, atau dari urine atau feses. Jadi, sangat penting untuk menjaga luka dan lecet tetap bersih dan kering untuk menghindari infeksi lanjut.

4. Hindari atau kurangi stres

Guna mengurangi rasa sakit dan mencegah kekambuhan akibat herpes, kurangi stres, karena stres dapat mengganggu fungsi sistem kekebalan tubuh yang optimal.

Tidak hanya memikirkan cara pengobatannya saja, melainkan juga fokus untuk memperbaiki daya tahan tubuh dengan mengonsumsi makanan yang sehat saat masa penyembuhan dan setelah infeksi herpes berhasil ditangani.

Ingat, selalu jaga daya tahan tubuh dan jangan lupa untuk menjaga kebersihan benda-benda di sekitar Anda agar terhindar dari infeksi penyakit akibat virus, termasuk infeksi dari virus herpes ini.

source: doktersehat.com

Write a comment:

*

Your email address will not be published.

© 2019 - Klinik Pulowatu support by PT. PMI

Telepon Kami       (0274) 896 014