Open/Close Menu Ramah perilaku kami, Santun budaya kami, Sungguh-sungguh cara kerja kami

Kanker hati adalah kanker yang dimulai di sel-sel organ hati. Organ yang berada di bawah paru-paru sebelah kanan—di bawah tulang rusuk ini adalah salah satu organ terbesar dari tubuh manusia dan memiliki banyak fungsi penting, termasuk mengeluarkan racun dari tubuh. Simak penjelasan lengkap mengenai jenis kanker hati, satidum kanker hati, pencegahan, dan pengobatan kanker hati di bawah ini.

Jenis Kanker Hati

Karena hati terdiri dari beberapa jenis sel yang berbeda, beberapa jenis tumor dapat terbentuk di sana. Beberapa di antaranya jinak (non-kanker) dan beberapa bersifat kanker serta dapat menyebar ke bagian lain dari tubuh (bermetastasis). Tumor atau kanker ini memiliki penyebab berbeda dan diperlakukan secara berbeda. Prospek untuk kesehatan atau pemulihan tergantung pada jenis yang Anda alami.

Berikut ini adalah beberapa tumor jinak yang umum terjadi, antara lain:

  • Hemangioma.
  • Adenoma hati.
  • Hiperplasia nodular focal.
  • Kista.
  • Lipoma.
  • Fibroma.
  • Leiomyoma.

Sementara itu, berikut ini adalah beberapa jenis kanker hati primer, di antaranya:

1. Karsinoma Hepatoseluler

Karsinoma hepatoseluler atau hepatocellular carcinoma (HCC) yang juga dikenal sebagai hepatoma adalah jenis kanker hati yang paling umum. Kondisi ini berkembang di hepatosit, yang merupakan sel-sel hati yang dominan.

Kondisi ini dapat menyebar dari hati ke bagian lain dari tubuh, seperti pankreas, usus, dan perut. HCC jauh lebih mungkin terjadi pada orang yang memiliki kerusakan hati parah akibat penyalahgunaan alkohol.

2. Cholangiocarcinoma

Cholangiocarcinoma lebih dikenal sebagai kanker saluran empedu. Saluran ini membawa empedu ke kantong empedu untuk membantu pencernaan. Kanker saluran empedu menyumbang sekitar 10 hingga 20 persen dari semua kanker hati.

Ketika kanker dimulai di bagian saluran di dalam hati, kondisi itu disebut kanker saluran empedu intrahepatik. Sedangkan ketika kanker dimulai di bagian saluran di luar hati, kondisi itu disebut kanker saluran empedu ekstrahepatik.

3. Angiosarcoma

Angiosarcoma hati adalah bentuk kanker hati langka yang dimulai di pembuluh darah hati. Jenis kanker ini cenderung berkembang sangat cepat, sehingga baru bisa didiagnosis pada stadium lebih lanjut.

4. Hepatoblastoma

Hepatoblastoma adalah jenis kanker hati yang sangat langka. Kondisi ini hampir selalu ditemukan pada anak-anak, terutama mereka yang berusia di bawah 3 tahun. Dengan operasi dan kemoterapi, prospek orang dengan jenis kanker ini bisa sangat baik. Ketika hepatoblastoma terdeteksi pada tahap awal, tingkat kelangsungan hidup lebih tinggi dari 90 persen.

Baca juga: Obat dan Cara Mencegah Sakit Mata

Stadium Kanker Hati

Guna membantu menjalani pengobatan dan menentukan prospek kanker hati, kondisi kanker hati dibagi perkembangannya menjadi empat tahap, di antaranya:

  • Stadium I

Tumor tetap di hati dan belum menyebar ke organ atau lokasi lain.

  • Stadium II

Terdapat beberapa tumor kecil di hati atau satu tumor yang telah mencapai pembuluh darah.

  • Stadium III

Terdapat beberapa tumor besar atau satu tumor yang telah mencapai pembuluh darah utama.

  • Stadium IV

Kondisi ini menggambarkan kanker hati telah menyebar ke bagian tubuh lainnya.

Setelah seorang dokter mendiagnosis dan mengidentifikasi stadium kanker, pasien akan mulai menerima perawatan sesuai dengan kondisi.

Pengobatan Kanker Hati

Perawatan untuk kanker hati pada dasarnya tergantung pada stadium, usia, dan kondisi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Berikut adalah beberapa pengobatan yang bisa dilakukan, di antaranya:

1. Operasi

Operasi yang digunakan untuk mengobati kanker hati meliputi:

  • Operasi untuk mengangkat tumor

Dalam situasi tertentu, dokter dapat merekomendasikan operasi untuk mengangkat kanker hati dan sebagian kecil jaringan hati sehat yang mengelilinginya—jika tumor kecil dan fungsi hati baik. Prosedur ini dilakukan tergantung lokasi kanker hati, seberapa baik fungsi hati dan kesehatan secara keseluruhan.

  • Operasi transplantasi hati

Selama operasi transplantasi hati, organ yang sakit dikeluarkan dan diganti dengan hati yang sehat dari donor. Operasi transplantasi hati hanya merupakan pilihan bagi sebagian kecil orang dengan kanker hati stadium awal.

Calon untuk transplantasi hati harus memiliki tumor lebih kecil dari 5 cm atau beberapa tumor masing-masing lebih kecil dari 3 cm. Jika ukuran tidak sesuai, risiko kembali mengalami kanker hati bisa terjadi.

Transplantasi dikatakan berhasil apabila bisa mengurangi risiko kanker hati dan mengembalikan fungsi hati yang normal. Namun, sistem kekebalan tubuh juga dapat ‘menolak’ organ baru sehingga menyerangnya karena dianggap sebagai benda asing.

Baca juga: Penyebab, Jenis dan Pengobatan Penyakit Herpes

2. Perawatan Lokal

Perawatan lokal untuk kanker hati adalah perawatan yang diberikan langsung ke sel kanker atau area di sekitar sel kanker. Pilihan pengobatan lokal untuk kanker hati meliputi:

  • Pemanasan sel kanker

Ablasi frekuensi radio menggunakan arus listrik untuk memanaskan dan menghancurkan sel-sel kanker. Menggunakan tes pencitraan sebagai panduan seperti ultrasound, dokter dapat memasukkan satu atau lebih jarum tipis ke dalam sayatan kecil di perut. Prosedur lain untuk memanaskan sel kanker mungkin menggunakan gelombang mikro atau laser.

  • Membekukan sel kanker

Selama prosedur membekukan sel kanker, dokter akan menempatkan alat (cryoprobe) yang mengandung nitrogen cair langsung ke tumor hati. Gambar USG digunakan untuk memandu cryoprobe dan memantau pembekuan sel.

  • Menyuntikkan alkohol ke dalam tumor

Injeksi alkohol murni disuntikkan langsung ke dalam tumor, baik melalui kulit atau selama operasi. Alkohol menyebabkan sel-sel tumor mati.

  • Menyuntikkan obat kemoterapi ke hati

Kemoembolisasi adalah jenis perawatan kemoterapi yang memasok obat antikanker yang kuat langsung ke hati.

  • Menempatkan manik-manik yang penuh dengan radiasi di hati

Bola-bola kecil yang mengandung radiasi dapat ditempatkan langsung di hati di mana mereka dapat mengirimkan radiasi langsung ke tumor.

3. Terapi Radiasi

Perawatan ini menggunakan energi tekanan tinggi yang bersumber dari sinar X dan proton yang memiliki kemampuan menghancurkan sel-sel kanker dan mengecilkan tumor. Terapi radiasi mungkin menjadi pilihan jika perawatan lain tidak membantu. Pada kanker hati lanjut, terapi radiasi dapat membantu mengendalikan gejala.

Selain itu, terdapat jenis terapi radiasi khusus yang disebut stereotactic body radiotherapy, yang melibatkan pemfokusan banyak sinar radiasi secara bersamaan pada satu titik di tubuh.

4. Terapi Obat

Perawatan obat yang ditargetkan berfokus pada kelainan spesifik yang ada dalam sel kanker. Dengan memblokir kelainan ini, perawatan obat yang ditargetkan dapat menyebabkan sel kanker mati.

Beberapa terapi yang ditargetkan hanya bekerja pada orang yang sel kankernya memiliki mutasi genetik tertentu. Sel kanker mungkin diuji di laboratorium untuk melihat apakah obat ini dapat membantu.

5. Imunoterapi

Sistem kekebalan tubuh yang melawan penyakit mungkin tidak menyerang kanker karena sel-sel kanker menghasilkan protein yang membutakan sel-sel sistem kekebalan tubuh. Imunoterapi bekerja dengan mengganggu proses itu. Perawatan imunoterapi umumnya diperuntukkan bagi penderita kanker hati lanjut.

6. Kemoterapi

Obat kanker hati lainnya yang bisa digunakan untuk mengatasi kanker hati adalah kemoterapi. Kemoterapi menggunakan obat-obatan untuk membunuh sel kanker. Kemoterapi dapat diberikan melalui vena di lengan, dalam bentuk pil atau keduanya. Prosedur ini kadang-kadang digunakan untuk mengobati kanker hati tahap lanjut.

7. Perawatan Suportif (Paliatif)

Perawatan paliatif adalah perawatan medis khusus yang berfokus pada pemberian bantuan dari rasa sakit dan gejala penyakit serius lainnya. Perawatan paliatif dapat digunakan saat menjalani perawatan agresif lainnya seperti operasi, kemoterapi atau terapi radiasi. Prosedur ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien kanker hati dan keluarganya.

Baca juga: Pengobatan dan Pencegahan Mata Ikan

Pencegahan Kanker Hati

Meski tidak ada cara yang terbukti ampuh untuk mencegah kanker hati, Anda bisa melakukan beberapa hal untuk mencegah terjadinya kanker hati. Berikut adalah beberapa langkah yang bisa dilakukan, di antaranya:

  • Mendapatkan Vaksin Hepatitis B

Vaksin hepatitis B adalah salah satu vaksin yang harus diterima oleh semua anak. Sementara untuk orang dewasa yang berisiko tinggi terhadap infeksi dan mereka yang  yang menyalahgunakan obat intravena, juga wajib mendapatkan vaksin. Vaksinasi biasanya diberikan dalam tiga suntikan selama enam bulan.

  • Tindakan untuk Mencegah Hepatitis C

Tidak ada vaksin untuk hepatitis C, tetapi Anda dapat mengurangi risiko terkena infeksi dengan melakukan hal berikut:

  • Selalu menggunakan pelindung. Hubungan seksual wajib menggunakan kondom dengan semua pasangan seksual. Anda tidak boleh melakukan hubungan seks tanpa kondom kecuali Anda yakin pasangan Anda tidak terinfeksi hepatitis atau infeksi menular seksual lainnya.
  • Jangan menggunakan obat-obatan terlarang. Hindari penggunaan obat-obatan terlarang, terutama yang dapat disuntikkan, seperti heroin atau kokain.
  • Berhati-hatilah ketika ingin membuat tato dan tindikan. Pergi ke tempat yang dapat dipercaya jika Anda ingin membuat tindik atau tato. Pastikan tempat tersebut menggunakan jarum steril.

source: doktersehat.com

Write a comment:

*

Your email address will not be published.

© 2019 - Klinik Pulowatu support by PT. PMI

Telepon Kami       (0274) 896 014