Open/Close Menu Ramah perilaku kami, Santun budaya kami, Sungguh-sungguh cara kerja kami

Infeksi saluran kemih (ISK) adalah jenis penyakit disebabkan oleh infeksi bakteri pada sistem kemih. Ketahui lebih lanjut mengenai infeksi saluran kemih mulai dari penyebab, gejala, hingga faktor risiko infeksi ini!

Apa Itu Infeksi Saluran Kemih?

Infeksi saluran kemih (ISK) adalah infeksi yang terjadi di bagian sistem kemih seperti ginjal, ureter, kandung kemih, dan uretra. Kendati bisa terjadi di seluruh bagian dari sistem kemih, sebagian besar kasus ISK melibatkan saluran kemih bagian bawah yaitu kandung kemih dan uretra.

Penyakit infeksi saluran kemih (ISK) tergolong ke dalam jenis penyakit infeksi umum. Di Indonesia sendiri, lebih dari 2 juta kasus ISK terdeteksi setiap tahunnya.

Penyebab Infeksi Saluran Kemih

Penyebab infeksi saluran kemih (ISK) tentu saja karena adanya infeksi yang disebabkan oleh bakteri, umumnya bakteri Escherichia coli (E. coli)Mengapa hal ini bisa terjadi?

Faktor kebersihan menjadi pemicu utamanya. Misalnya, sehabis buang air besar (BAB) Anda tidak membersihkan tangan dengan benar. Akibatnya, bakteri yang masih menempel pada tangan atau medium lainnya (cth: tisu) tidak sengaja masuk ke dalam lubang kencing.

Dari situlah semuanya bermula. Bakteri yang ‘berhasil’ masuk kemudian mulai menginfeksi saluran kemih bahkan pada perkembangannya bisa mencapai organ ginjal dan mengakibatkan kondisi semakin parah hingga mengancam nyawa.

Selain itu, infeksi saluran kemih juga mungkin disebabkan oleh faktor-faktor lainnya seperti:

  • Terapi medis (Kateterisasi)
  • Infeksi ginjal
  • Hubungan seksual

Baca juga: Pengobatan dan Pencegahan Mata Ikan

Faktor Risiko Infeksi Saluran Kemih

Infeksi saluran kemih juga dipengaruhi oleh sejumlah faktor risiko, yaitu sebagaimana dijelaskan berikut ini.

1. Wanita

Wanita lebih mungkin mendapatkan ISK daripada pria karena wanita memiliki uretra lebih pendek daripada pria, sehingga bakteri memiliki jarak yang lebih pendek untuk melakukan perjalanan mencapai kandung kemih.

Sejumlah besar bakteri dapat hidup di daerah sekitar vagina, dubur, dan juga bagian kulit lainnya. Bakteri bisa masuk ke urine dari uretra dan menuju ke kandung kemih. Bahkan, bakteri dapat melakukan perjalanan hingga ke ginjal.

2. Kondisi Tubuh

Wanita yang telah mengalami menopause memiliki perubahan pada lapisan vagina dan kehilangan perlindungan yang diberikan estrogen. Hal inilah yang lantas meningkatkan kemungkinan terkena infeksi saluran kencing.

Selain itu, beberapa wanita memang secara genetik cenderung memiliki karakteristik saluran kemih yang memudahkan bakteri menempel padanya.

3. Kontrol Kelahiran

Wanita yang menggunakan diafragma memiliki risiko lebih tinggi terkena infeksi saluran kemih dibanding wanita yang menggunakan bentuk KB lainnya.

Selain itu, menggunakan kondom dengan busa spermisida juga diketahui dapat meningkatkan risiko terkena infeksi saluran kencing.

4. Anatomi yang Abnormal

Anda lebih mungkin terkena infeksi saluran kemih jika saluran kemih memiliki kelainan atau baru-baru ini menggunakan kateter, selang kecil untuk mengalirkan urine keluar dari tubuh yang dimasukkan dari lubang saluran kencing.

Jika Anda tidak dapat buang air kecil secara normal karena beberapa jenis penyumbatan, Anda juga akan memiliki kemungkinan lebih tinggi terkena infeksi saluran kencing. Kelainan ini sering ditemukan pada anak-anak di usia dini tetapi bisa juga ditemukan pada orang dewasa.

6. Uretritis

Uretritis ternyata juga bisa menjadi penyebab infeksi saluran kemih. Uretritis sendiri adalah peradangan yang terjadi pada uretra. Jenis ISK ini dapat terjadi ketika bakteri saluran pencernaan menyebar dari anus ke uretra.

Karena uretra wanita dekat dengan vagina, infeksi menular seksual seperti herpes, gonore, klamidia dan mikoplasma, juga dapat menyebabkan uretritis yang lantas menyebabkan penyakit ISK.

Baca juga: Jenis, Macam – Macam Stadium, Pencegahan dan Pengobatan Kanker Hati

Ciri dan Gejala Infeksi Saluran Kemih

Gejala infeksi saluran kemih tergantung pada bagian mana dari saluran kemih yang terinfeksi, apakah saluran kemih bagian bawah atau bagian atas.

Untuk infeksi saluran kemih bagian bawah, umumnya penderita akan mengalami gejala-gejala berikut ini:

  • Rasa terbakar saat buang air kecil.
  • Peningkatan frekuensi buang air kecil.
  • Urine berdarah.
  • Urine lebih keruh.
  • Urine memiliki aroma yang menyengat.
  • Nyeri panggul pada wanita.
  • Nyeri dubur pada pria.

Hal lain yang juga perlu Anda waspadai kemunculannya adalah infeksi saluran kemih atas. Lebih berbahaya dari ISK bagian bawah, ISK bagian atas bahkan dapat menyebabkan penderitanya mengalami tekanan darah rendah, syok, hingga kehilangan nyawa!

Ciri ciri infeksi saluran kemih saluran atas yang umum dialami oleh penderitanya adalah sebagai berikut:

  • Rasa sakit di punggung bagian atas dan samping.
  • Panas dingin.
  • Demam.
  • Mual.
  • Muntah.

source: doktersehat.com

Write a comment:

*

Your email address will not be published.

© 2019 - Klinik Pulowatu support by PT. PMI

Telepon Kami       (0274) 896 014